Minggu, 04 Januari 2015

Aku Menulis karena Aku Pelupa dan Aku Tidak Pandai Bicara

Diposting oleh Mia di 20.42 0 komentar

Sudah lama tidak menulis di sini.

Sebenarnya ini luka, tapi ini bagian dari cerita. Bukan untuk dilupakan dan bukan juga untuk diingat. Hanya untuk dipahami dan dijadikan pelajaran yang berharga. Harta kita bertambah lagi, satu. Harta yang menjadi kekuatan untuk mempertahankan lagi, dapat diingat jika nanti kita hampir tidak memiliki rasa lagi.

Diakhiri ketika sudah ketahuan? Apakah adil?
Mencari yang lain untuk pelarian tanpa memikirkan perasaan yang lain? Apakah adil?
Memang tidak adil untuk siapapun, ketika pada kenyataannya ada yang lain, walau akan diakhiri. Ketika berbagi kepada yang lain dan tidak memikirkan perasaan yang lainnya.

Terimakasih karena kamu memberi cukup banyak alasan untuk tetap tinggal bersamaku. Alasan yang perlahan dapat ku terima dengan hati dan logika. Terimakasih juga, karena ada niat baik untuk memperbaiki semuanya untuk tetap bersamaku.

Tuhan tidak akan memberi ini, jika hubungan kita tidak cukup istimewa. Tuhan tidak akan memberikan ini, jika aku tidak cukup istimewa bagimu atau kamu tidak cukup istimewa bagiku, dan Tuhan tidak akan memberikan ini jika perasaanku hanya sedikit saja kepadamu atau perasaanmu yang hanya sedikit saja kepadaku.

Berbaik sangka kepada Tuhan, jika memang kita jodoh, kita akan dipersatukan. Percayalah pada Tuhan, jangan percaya kepadaku.

Minggu, 04 Januari 2015

Aku Menulis karena Aku Pelupa dan Aku Tidak Pandai Bicara

Diposting oleh Mia di 20.42 0 komentar

Sudah lama tidak menulis di sini.

Sebenarnya ini luka, tapi ini bagian dari cerita. Bukan untuk dilupakan dan bukan juga untuk diingat. Hanya untuk dipahami dan dijadikan pelajaran yang berharga. Harta kita bertambah lagi, satu. Harta yang menjadi kekuatan untuk mempertahankan lagi, dapat diingat jika nanti kita hampir tidak memiliki rasa lagi.

Diakhiri ketika sudah ketahuan? Apakah adil?
Mencari yang lain untuk pelarian tanpa memikirkan perasaan yang lain? Apakah adil?
Memang tidak adil untuk siapapun, ketika pada kenyataannya ada yang lain, walau akan diakhiri. Ketika berbagi kepada yang lain dan tidak memikirkan perasaan yang lainnya.

Terimakasih karena kamu memberi cukup banyak alasan untuk tetap tinggal bersamaku. Alasan yang perlahan dapat ku terima dengan hati dan logika. Terimakasih juga, karena ada niat baik untuk memperbaiki semuanya untuk tetap bersamaku.

Tuhan tidak akan memberi ini, jika hubungan kita tidak cukup istimewa. Tuhan tidak akan memberikan ini, jika aku tidak cukup istimewa bagimu atau kamu tidak cukup istimewa bagiku, dan Tuhan tidak akan memberikan ini jika perasaanku hanya sedikit saja kepadamu atau perasaanmu yang hanya sedikit saja kepadaku.

Berbaik sangka kepada Tuhan, jika memang kita jodoh, kita akan dipersatukan. Percayalah pada Tuhan, jangan percaya kepadaku.

 

NEW WORLD about me Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review