kenapa harus ada rasa peduli kalo rasa itu bikin nyiksa?
My Playlist
Labels
- bunga (1)
- cerita (6)
- cinta (3)
- curhat (3)
- gift (1)
- hari raya (1)
- idul fitri (1)
- kata mutiara (3)
- kehidupan (3)
- kepribadian (1)
- kisah (5)
- Liburan (1)
- life (1)
- love (3)
- love quote (2)
- motivasi (2)
- pengalaman (1)
- psikologi (1)
- puisi (3)
- quote (2)
- romantis (1)
- twitter (1)
About
Jumat, 02 Maret 2012
GALAU
kenapa harus ada rasa peduli kalo rasa itu bikin nyiksa?
Senin, 30 Januari 2012
"Komodomongondoh"
Awalnya iseng-iseng 'temen' gue manggil gue 'komodomongondoh' gatau juga deh lupa jelasnya gimana, pokoknya ada 'komodonya'. gue ga terima dong dipanggil begitu, berasa Maskot SeaGames. Emang ini orang punya kosa kata aneh yang ga pernah gue denger, dimulai dari paniki, lelue, pacet, benyenyeh, itu semua nama hewan yang menjijikan menurut gue, setiap dia ngomong nama hewan itu, gue earch di google dan *taraaaaaaaa muncullah gambar-gambar aneh. Waktu nyari Paniki yang ternyata artinya masakan dari kelelawar, pas dibuka google image yang muncul kelelawar disantenin -_-".
Ciri khasnya di facebook aja, kalo update status ada *sastra.indonesia* . Pasti tau lah, yang temen kampus gue. :p hahahaha
Akhirnya gue manggil dia domo, dia manggil gue komo. Komo itu kan idientik sama macet dansemua orang pasti tau bentuknya. Nah domo, gue ga tau itu apaan maksudnya, kembalilah gue ke google, search pake keyword "domo" muncullah:

Ternyata boneka yang diliat di Bintaro Plaza itu namanya Domo Kun. Puas banget hati gue, gue kirim ke pesan Facebooknya si Domo, giginya sama-sama tajem, warnanya sama-sama coklat, cuma bedanya di domo kun ga kaya domo temen gue yang rambutnya gondrong. Hahahaha
Post ini ada didraft, pas masih jadi temen sama aa. :p
late post hehehehee
Ternyata boneka yang diliat di Bintaro Plaza itu namanya Domo Kun. Puas banget hati gue, gue kirim ke pesan Facebooknya si Domo, giginya sama-sama tajem, warnanya sama-sama coklat, cuma bedanya di domo kun ga kaya domo temen gue yang rambutnya gondrong. Hahahaha
Post ini ada didraft, pas masih jadi temen sama aa. :p
late post hehehehee
Minggu, 29 Januari 2012
Risiko Cinta Lokasi

Gara-gara tergabung dalam sebuah kegiatan dan sering meluangkan waktu bareng dia, tiba-tiba kita dan dia sama-sama jadi punya perasaan buat satu sama lain. Padahal kita belum lama kenal. Awalnya, semua yang serba seru akan terasa mengasyikkan sih. Tapi, sebelum melangkah lebih jauh, cari tahu dulu apa saja risikonya terlibat cinta lokasi.
Cinta Sesaat
Biasanya cinta lokasi terjadi karena kita meluangkan waktu terus menerus bersama orang yang sama untuk periode waktu tertentu. Misalnya tergabung dalam sebuah kepanitiaan atau ketemu waktu liburan bareng. Euforia yang muncul karena bertemu orang baru yang sangat memperhatikan kita membuat perasaan itu timbul. Tapi, belum tentu lho, begitu kegiatan itu selesai, cinta itu bakal tetap bertahan. Soalnya euforianya sudah hilang dan kita semakin mengenal dia.
Pondasi Lemah
Karena kenal dan pedekate cuma dalam waktu yang relatif singkat, dasar hubungan kita dan si dia tergolong lemah. Kita nggak cukup mengenal dia. Makanya, bukannya nggak mungkin kalau hubungan kita bakal cepat berakhir karena dasarnya nggak kuat. Soalnya kita cuma kenal dia sebentar dan dalam situasi tertentu sih.
Unfinished Relationships
Karena cintanya juga terjadi tiba-tiba, kita nggak bisa menduga dan tanpa persiapan, termasuk soal status kita dan dia. Jadi, mungkin saja ketika terlibat cinta lokasi, kita atau dia masih terlibat hubungan sama orang lain. Ini bisa bikin semuanya jadi rumit dan bermasalah. Jadi, kita mesti pastikan dulu kita atau dia nggak sedang berstatus in a relationship.
Status Menggantung
Dipertemukan karena sebuah kegiatan, kita dan si dia belum tentu bakal tetap berada dalam lingkungan atau tempat yang sama setelah kegiatan tersebut selesai. Ditambah lagi kebingungan tentang apa yang terjadi dalam waktu yang singkat, bikin kita dan dia bakal pusing untuk menentukan status kita. Alhasil, seringnya cinta lokasi berujung dengan status yang nggak jelas dan menggantung.
(sumber: www.gadis.co.id)
Senin, 23 Januari 2012
Kamis, 19 Januari 2012
Mencoba-Kesempatan-Berhasil

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil
(Mario Teguh)
Langganan:
Komentar (Atom)
Jumat, 02 Maret 2012
GALAU
kenapa harus ada rasa peduli kalo rasa itu bikin nyiksa?
Senin, 30 Januari 2012
"Komodomongondoh"
Awalnya iseng-iseng 'temen' gue manggil gue 'komodomongondoh' gatau juga deh lupa jelasnya gimana, pokoknya ada 'komodonya'. gue ga terima dong dipanggil begitu, berasa Maskot SeaGames. Emang ini orang punya kosa kata aneh yang ga pernah gue denger, dimulai dari paniki, lelue, pacet, benyenyeh, itu semua nama hewan yang menjijikan menurut gue, setiap dia ngomong nama hewan itu, gue earch di google dan *taraaaaaaaa muncullah gambar-gambar aneh. Waktu nyari Paniki yang ternyata artinya masakan dari kelelawar, pas dibuka google image yang muncul kelelawar disantenin -_-".
Ciri khasnya di facebook aja, kalo update status ada *sastra.indonesia* . Pasti tau lah, yang temen kampus gue. :p hahahaha
Akhirnya gue manggil dia domo, dia manggil gue komo. Komo itu kan idientik sama macet dansemua orang pasti tau bentuknya. Nah domo, gue ga tau itu apaan maksudnya, kembalilah gue ke google, search pake keyword "domo" muncullah:

Ternyata boneka yang diliat di Bintaro Plaza itu namanya Domo Kun. Puas banget hati gue, gue kirim ke pesan Facebooknya si Domo, giginya sama-sama tajem, warnanya sama-sama coklat, cuma bedanya di domo kun ga kaya domo temen gue yang rambutnya gondrong. Hahahaha
Post ini ada didraft, pas masih jadi temen sama aa. :p
late post hehehehee
Ternyata boneka yang diliat di Bintaro Plaza itu namanya Domo Kun. Puas banget hati gue, gue kirim ke pesan Facebooknya si Domo, giginya sama-sama tajem, warnanya sama-sama coklat, cuma bedanya di domo kun ga kaya domo temen gue yang rambutnya gondrong. Hahahaha
Post ini ada didraft, pas masih jadi temen sama aa. :p
late post hehehehee
Minggu, 29 Januari 2012
Risiko Cinta Lokasi

Gara-gara tergabung dalam sebuah kegiatan dan sering meluangkan waktu bareng dia, tiba-tiba kita dan dia sama-sama jadi punya perasaan buat satu sama lain. Padahal kita belum lama kenal. Awalnya, semua yang serba seru akan terasa mengasyikkan sih. Tapi, sebelum melangkah lebih jauh, cari tahu dulu apa saja risikonya terlibat cinta lokasi.
Cinta Sesaat
Biasanya cinta lokasi terjadi karena kita meluangkan waktu terus menerus bersama orang yang sama untuk periode waktu tertentu. Misalnya tergabung dalam sebuah kepanitiaan atau ketemu waktu liburan bareng. Euforia yang muncul karena bertemu orang baru yang sangat memperhatikan kita membuat perasaan itu timbul. Tapi, belum tentu lho, begitu kegiatan itu selesai, cinta itu bakal tetap bertahan. Soalnya euforianya sudah hilang dan kita semakin mengenal dia.
Pondasi Lemah
Karena kenal dan pedekate cuma dalam waktu yang relatif singkat, dasar hubungan kita dan si dia tergolong lemah. Kita nggak cukup mengenal dia. Makanya, bukannya nggak mungkin kalau hubungan kita bakal cepat berakhir karena dasarnya nggak kuat. Soalnya kita cuma kenal dia sebentar dan dalam situasi tertentu sih.
Unfinished Relationships
Karena cintanya juga terjadi tiba-tiba, kita nggak bisa menduga dan tanpa persiapan, termasuk soal status kita dan dia. Jadi, mungkin saja ketika terlibat cinta lokasi, kita atau dia masih terlibat hubungan sama orang lain. Ini bisa bikin semuanya jadi rumit dan bermasalah. Jadi, kita mesti pastikan dulu kita atau dia nggak sedang berstatus in a relationship.
Status Menggantung
Dipertemukan karena sebuah kegiatan, kita dan si dia belum tentu bakal tetap berada dalam lingkungan atau tempat yang sama setelah kegiatan tersebut selesai. Ditambah lagi kebingungan tentang apa yang terjadi dalam waktu yang singkat, bikin kita dan dia bakal pusing untuk menentukan status kita. Alhasil, seringnya cinta lokasi berujung dengan status yang nggak jelas dan menggantung.
(sumber: www.gadis.co.id)
Senin, 23 Januari 2012
Kamis, 19 Januari 2012
Mencoba-Kesempatan-Berhasil

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil
(Mario Teguh)
Langganan:
Komentar (Atom)




