Minggu, 04 Januari 2015

Aku Menulis karena Aku Pelupa dan Aku Tidak Pandai Bicara

Diposting oleh Mia di 20.42 0 komentar

Sudah lama tidak menulis di sini.

Sebenarnya ini luka, tapi ini bagian dari cerita. Bukan untuk dilupakan dan bukan juga untuk diingat. Hanya untuk dipahami dan dijadikan pelajaran yang berharga. Harta kita bertambah lagi, satu. Harta yang menjadi kekuatan untuk mempertahankan lagi, dapat diingat jika nanti kita hampir tidak memiliki rasa lagi.

Diakhiri ketika sudah ketahuan? Apakah adil?
Mencari yang lain untuk pelarian tanpa memikirkan perasaan yang lain? Apakah adil?
Memang tidak adil untuk siapapun, ketika pada kenyataannya ada yang lain, walau akan diakhiri. Ketika berbagi kepada yang lain dan tidak memikirkan perasaan yang lainnya.

Terimakasih karena kamu memberi cukup banyak alasan untuk tetap tinggal bersamaku. Alasan yang perlahan dapat ku terima dengan hati dan logika. Terimakasih juga, karena ada niat baik untuk memperbaiki semuanya untuk tetap bersamaku.

Tuhan tidak akan memberi ini, jika hubungan kita tidak cukup istimewa. Tuhan tidak akan memberikan ini, jika aku tidak cukup istimewa bagimu atau kamu tidak cukup istimewa bagiku, dan Tuhan tidak akan memberikan ini jika perasaanku hanya sedikit saja kepadamu atau perasaanmu yang hanya sedikit saja kepadaku.

Berbaik sangka kepada Tuhan, jika memang kita jodoh, kita akan dipersatukan. Percayalah pada Tuhan, jangan percaya kepadaku.

Sabtu, 24 Agustus 2013

Sebuah Harapan

Diposting oleh Mia di 01.25 0 komentar

Dalam menjalani sebuah hubungan, tentu harus ada harapan agar hubungan itu dapat tetap terjaga. Tapi jika kamu hanya berharap sendiri, apakah itu disebut sebuah hubungan? Hubungan tentu harus lebih dari satu, sayang.

Harapan adalah doa dalam tindakan (Mario Teguh).

Bagaimana jika harapan kita belum sesuai dengan keinginan? Anggap saja Tuhan menyiapkan yang lebih indah. Percayalah.

Senin, 19 Agustus 2013

Untuk serius, kita harus....

Diposting oleh Mia di 15.31 0 komentar

Pacaran 20+ itu banyak ngomongin masa depan. Kekurangan yang harus diperbaiki sebelum menikah, pertimbangan ini dan itu. Semuanya cukup bikin bibir lekuk ke atas lekuk ke bawah :|

Dulu sih pacaran banyak berharap, cumanya namanya juga pacaran sama sesama anak kecil, harapaannya kandas kandas kandas.

Sekarang harapannya semakin nyata. Beberapa langkah lagi, Tuhan memberi banyak pelajaran dengan cara istimewa. Tidak akan pernah aku sesalin. Karena semua indah, alhamdulillah.

Mia, ketika masih 21 tahun. Tadi malam bicara sangat serius sama pacar tentang masa depan. Saya suka!

Salam sayang, aa.

Harus didekati agar nyaman...

Diposting oleh Mia di 08.30 0 komentar

"Kamu marah ga kalo aku deket sama murid aku yang cewe?"

"Engga, emang guru sama murid kan harus deket, ga peduli itu cewe apa cowo. Apalagi itu kan emang udah bagian dari profesi. Selama kedeketan itu sebatas guru sama murid"

Ternyata dia mau deket sama muridnya yang katanya cantik itu, tapi bermasalah. Masalahnya riweuh katanya. Biar anak itu betah di sekolah, aa harus deketin anak itu. Pesen aku ke aa sih cuma jaga hati dan jaga diri.

Minggu, 18 Agustus 2013

Apakah Cinta Hanya Untuk Tempat Mengaduh?

Diposting oleh Mia di 17.30 0 komentar

Karena kamu tidak cinta, sehingga kamu menjadikannya tempat mengaduh dan mengeluh. Saat kamu senang, kamu lupa.

Lupa orang-orang yang sudah membangunkanmu ketika kamu jatuh, lupa orang-orang yang setia mendengar keluh kesahmu.

APAKAH CINTA HANYA UNTUK TEMPAT MENGADUH?

Cinta lima huruf sederhana bermakna luar biasa. Mengaduh dan mengeluh pastilah pada tempat yang nyaman, mungkin nyaman bukan cinta.

Kamis, 15 Agustus 2013

MASA REHAB DARI KECANDUAN 'NGETWEET'

Diposting oleh Mia di 07.51 0 komentar

Twitter cuma 140 karakter tapi bikin kecanduan.

Tiap bangun tidur, tiap mau tidur, tiap galau, tiap mau nyindir / kodein orang. Tempat paling nyaman sih di twitter.

Tapi semua berubah ketika gue ngerasa udah ga nyaman lagi, sering liat sesuatu yang ga nyenengin di timeline. Sederhananya, isi timeline itu memacu emosi labil gue.

"Ko gue jadi bisa nulis penuh emosi gini ya, ga cantik amat kaya orang paling sedih sedunia"

Semenjak itu, abis curhat juga sama orang, fix males terlalu aktif lagi di twitter. Twitter terlalu sempit, terlalu gampang dapet informasi disana.

Kamu mau tau gebetan kamu deket sama siapa aja? Cari aja ditwitter. Pasti nemu. Alhamdulillah segala tujuan yang gue cari pasti ketemu di twitter. Banyakan yang bikin nyesek sih, tapi lega juga. Lebih bikin terbuka. Lebih nyata.

Selasa, 13 Agustus 2013

Masa Lalu - Masa Kini - Masa Depan

Diposting oleh Mia di 22.54 0 komentar

MASA LALU-MASA KINI-MASA DEPAN

Tiga masa dalam kehidupan. Pada masa kini kita tanpa sadar mengingat kesalahan masa lalu dan menyesalinya.

Sekarang, bagaimana caranya agar pada masa depan kita tidak menyesali masa kini? Bersikap baiklah.

Baik itu seperti apa? Baik menurut setiap individu pasti berbeda. Baik menurutku belum tentu baik untukmu juga.

Dekatlah pada Tuhanmu, setialah pada cintamu, bersikap anggunlah disetiap marahmu.

"Karena mungkin saja masa depanku menertawakan masa kiniku."

Minggu, 04 Januari 2015

Aku Menulis karena Aku Pelupa dan Aku Tidak Pandai Bicara

Diposting oleh Mia di 20.42 0 komentar

Sudah lama tidak menulis di sini.

Sebenarnya ini luka, tapi ini bagian dari cerita. Bukan untuk dilupakan dan bukan juga untuk diingat. Hanya untuk dipahami dan dijadikan pelajaran yang berharga. Harta kita bertambah lagi, satu. Harta yang menjadi kekuatan untuk mempertahankan lagi, dapat diingat jika nanti kita hampir tidak memiliki rasa lagi.

Diakhiri ketika sudah ketahuan? Apakah adil?
Mencari yang lain untuk pelarian tanpa memikirkan perasaan yang lain? Apakah adil?
Memang tidak adil untuk siapapun, ketika pada kenyataannya ada yang lain, walau akan diakhiri. Ketika berbagi kepada yang lain dan tidak memikirkan perasaan yang lainnya.

Terimakasih karena kamu memberi cukup banyak alasan untuk tetap tinggal bersamaku. Alasan yang perlahan dapat ku terima dengan hati dan logika. Terimakasih juga, karena ada niat baik untuk memperbaiki semuanya untuk tetap bersamaku.

Tuhan tidak akan memberi ini, jika hubungan kita tidak cukup istimewa. Tuhan tidak akan memberikan ini, jika aku tidak cukup istimewa bagimu atau kamu tidak cukup istimewa bagiku, dan Tuhan tidak akan memberikan ini jika perasaanku hanya sedikit saja kepadamu atau perasaanmu yang hanya sedikit saja kepadaku.

Berbaik sangka kepada Tuhan, jika memang kita jodoh, kita akan dipersatukan. Percayalah pada Tuhan, jangan percaya kepadaku.

Sabtu, 24 Agustus 2013

Sebuah Harapan

Diposting oleh Mia di 01.25 0 komentar

Dalam menjalani sebuah hubungan, tentu harus ada harapan agar hubungan itu dapat tetap terjaga. Tapi jika kamu hanya berharap sendiri, apakah itu disebut sebuah hubungan? Hubungan tentu harus lebih dari satu, sayang.

Harapan adalah doa dalam tindakan (Mario Teguh).

Bagaimana jika harapan kita belum sesuai dengan keinginan? Anggap saja Tuhan menyiapkan yang lebih indah. Percayalah.

Senin, 19 Agustus 2013

Untuk serius, kita harus....

Diposting oleh Mia di 15.31 0 komentar

Pacaran 20+ itu banyak ngomongin masa depan. Kekurangan yang harus diperbaiki sebelum menikah, pertimbangan ini dan itu. Semuanya cukup bikin bibir lekuk ke atas lekuk ke bawah :|

Dulu sih pacaran banyak berharap, cumanya namanya juga pacaran sama sesama anak kecil, harapaannya kandas kandas kandas.

Sekarang harapannya semakin nyata. Beberapa langkah lagi, Tuhan memberi banyak pelajaran dengan cara istimewa. Tidak akan pernah aku sesalin. Karena semua indah, alhamdulillah.

Mia, ketika masih 21 tahun. Tadi malam bicara sangat serius sama pacar tentang masa depan. Saya suka!

Salam sayang, aa.

Harus didekati agar nyaman...

Diposting oleh Mia di 08.30 0 komentar

"Kamu marah ga kalo aku deket sama murid aku yang cewe?"

"Engga, emang guru sama murid kan harus deket, ga peduli itu cewe apa cowo. Apalagi itu kan emang udah bagian dari profesi. Selama kedeketan itu sebatas guru sama murid"

Ternyata dia mau deket sama muridnya yang katanya cantik itu, tapi bermasalah. Masalahnya riweuh katanya. Biar anak itu betah di sekolah, aa harus deketin anak itu. Pesen aku ke aa sih cuma jaga hati dan jaga diri.

Minggu, 18 Agustus 2013

Apakah Cinta Hanya Untuk Tempat Mengaduh?

Diposting oleh Mia di 17.30 0 komentar

Karena kamu tidak cinta, sehingga kamu menjadikannya tempat mengaduh dan mengeluh. Saat kamu senang, kamu lupa.

Lupa orang-orang yang sudah membangunkanmu ketika kamu jatuh, lupa orang-orang yang setia mendengar keluh kesahmu.

APAKAH CINTA HANYA UNTUK TEMPAT MENGADUH?

Cinta lima huruf sederhana bermakna luar biasa. Mengaduh dan mengeluh pastilah pada tempat yang nyaman, mungkin nyaman bukan cinta.

Kamis, 15 Agustus 2013

MASA REHAB DARI KECANDUAN 'NGETWEET'

Diposting oleh Mia di 07.51 0 komentar

Twitter cuma 140 karakter tapi bikin kecanduan.

Tiap bangun tidur, tiap mau tidur, tiap galau, tiap mau nyindir / kodein orang. Tempat paling nyaman sih di twitter.

Tapi semua berubah ketika gue ngerasa udah ga nyaman lagi, sering liat sesuatu yang ga nyenengin di timeline. Sederhananya, isi timeline itu memacu emosi labil gue.

"Ko gue jadi bisa nulis penuh emosi gini ya, ga cantik amat kaya orang paling sedih sedunia"

Semenjak itu, abis curhat juga sama orang, fix males terlalu aktif lagi di twitter. Twitter terlalu sempit, terlalu gampang dapet informasi disana.

Kamu mau tau gebetan kamu deket sama siapa aja? Cari aja ditwitter. Pasti nemu. Alhamdulillah segala tujuan yang gue cari pasti ketemu di twitter. Banyakan yang bikin nyesek sih, tapi lega juga. Lebih bikin terbuka. Lebih nyata.

Selasa, 13 Agustus 2013

Masa Lalu - Masa Kini - Masa Depan

Diposting oleh Mia di 22.54 0 komentar

MASA LALU-MASA KINI-MASA DEPAN

Tiga masa dalam kehidupan. Pada masa kini kita tanpa sadar mengingat kesalahan masa lalu dan menyesalinya.

Sekarang, bagaimana caranya agar pada masa depan kita tidak menyesali masa kini? Bersikap baiklah.

Baik itu seperti apa? Baik menurut setiap individu pasti berbeda. Baik menurutku belum tentu baik untukmu juga.

Dekatlah pada Tuhanmu, setialah pada cintamu, bersikap anggunlah disetiap marahmu.

"Karena mungkin saja masa depanku menertawakan masa kiniku."

 

NEW WORLD about me Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review